Sabtu, 22 Oktober 2016

Aku menyayangimu Sekarang,Kini,dan Nanti

Hari berlalu.. membuka lembaran baru
Angin berhembus menyampaikan rindu ini bersama tiupannya yang merdu
Aku di sini telah berhasil, berhasil mencintaimu.
Setelah sekian banyak rintangan dimana aku ingin bersamamu tetapi belum terpenuhu namun kini telah capai..
Dirimu yang ku butuhkan. Semua itu butuh proses, percayalah. Dan tiba hari ini dimana aku menyadari bahwa dirimu memiliki semua yang kubutuhkan.. aku menyayangimu.. kau menyayangiku juga bukan? Itu lah hal terindah yang kuyakin semua orang ingin merasakannya, mencintai dan dicintai. Tak peduli pandang mereka tentang kita. Tapi ada satu hal yang kutakutkan. Kau berubah, dan pergi hanya karena bosan atau mendapatkan yang lebih dari aku. Ku takutkan kau menjadi sama seperti mereka yang datang kemudian pergi tanpa pamit. Aku mohon tetap lah di sini. Hanya kamu yang kubutuhkan. Bagaikan langit tanpa bintang penghias, ibarat itulah diriku lemah tanpamu.. kau pelengkap hidupku.
Mungkin banyak dari tutur dan perlakuanku yang membuatmu menghela nafas bahkan berfikir untuk nerjakan mundur lalu menyerah. Tapi tolong jangan pergi, ingatkan dan tegur bila aku salah. Kita bersama bukan semata mata hanya sebatas saling mencintai tetapi saling mengerti dan mengingatkan. Kau hadir di kehidupanku untuk menutupi semua kekurangan yang kumiliki. Aku merasa nyaman bersamamu. Jangan pernah berfikir bahwa semua itu bukan kenyataan yang ada. Tapi inilah apa adanya. Aku menyayangimu. Sekarang. Kini. Dan nanti.